3 Waktu Yang Dilarang Bertamu

Assalamu’alaykum #Lovalila ๐Ÿ˜˜
Waah jadwal acara silaturrahim lagi padat yaa dear.. Senangnya bisa menjalin kembali tali persaudaraan yang lama telah renggang ๐Ÿ˜Š
kalo gitu, Alila akan bahas tentang adab bertamu nih. Simak yah ๐Ÿ˜
.
Bertamu adalah salah satu cara untuk menyambung tali persahabatan yang dianjurkan islam, dan ada beberapa tatakrama dalam bertamu yang harus diperhatikan agar tujuan bertamu tercapai ๐Ÿ˜Š
.
Islam memberikan bimbingan dalam bertamu, yaitu jangan bertamu pada 3 WAKTU AURAT.
Yang dimaksud dengan tiga waktu aurat ialahย 
1. sehabis zuhurย 
2. sesudah isya
3. sebelum subuh
Allah SWT berfirman:
Artinya: โ€œHai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum sembahyang subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isyaโ€™. (Itulah) tiga โ€˜aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebagian kamu (ada keperluan) kepada sebagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS An Nur : 58)
.
Ketiga waktu tersebut dikatakan sebagai waktu aurat karena waktu-waktu itu biasanya digunakan untuk beristirahat. Biasanya, orang yang beristirahat hanya mengenakan pakaian yang sederhana (karena panas misalnya) sehingga sebagian dari auratnya terbuka
Apabila anak-anak kecil saja diharuskan meminta izin bila akan masuk ke kamar ayah dan ibunya, apalagi orang lain yang bertamu
Bertamu pada waktu-waktu tersebut sebaiknya dihindari karena tuan rumah yang hendak istirahat harus berpakaian rapi lagi untuk menerima kedatangan tamunya ๐Ÿ˜Š .
Waah.. Alila sering bertamu siang-siang bolong ๐Ÿ˜† Apa lagi momen lebaran gini. Mungkin kalau lebaran gini masih dimaklumi ya dear, buat hari-hari selanjutnya harus diperhatikan lagi adab bertamu nya ya ๐Ÿ˜˜
.

Manfaat Renang Untuk Muslimah

Yuk Terapkan Hidup Sehat Tanpa Melepas Syariat!
.
Siapa bilang sih aturan syariat itu menyulitkan muslimah?
Nggak lah dear.. Sebagai muslimah, kamu harus tetap jaga kesehatan dengan pola hidup yang sehat. Jaga pola makan, pola tidur, dan pastinya rutin berolahraga.
.
Nah.. Salah satu hobby Alila adalah berenang. Kenapa? Karena renang adalah aktivitas yang disunnahkan Rasulullah, selain memanah dan berkuda.
Nah, beberapa manfaat Renang bagi kesehatan fisik yaitu :
1. Melatih pernafasan
2. Meningkatkan kekuatan Otot dan tulang
3. Meninggikan badan
4. Sehat untuk jantung
5. Bentuk tubuh ideal
6. Menurunkan stress
7. Meredakan radang sendi
Dan masih banyak lagi..
.
Ets, tapi kalo kamu berenang di kolam renang umum, pastikan outfitmu tetep syar’i ya dear. Dan jangan terlalu banyak gaya ๐Ÿ™ˆ tetep jaga izzah dan iffah โค
.
Berenang pake hijab syar’i?
Helllow..
Ribs keleuuss!
.
Hmm Kamu terbiasa pake outfit syari saat jalan2 atau ke kajian kan?
Jadi, Insyaa Allah saat renang pun akan terasa biasa saja. .
Karena di darat, udara, ataupun air, kita tetap harus menutup aurat dengan sempurna.
Tetep memakai mihnah, gamis, khimar menutup dada, plus kaos kaki.
.
Di tempat umum, Jangan lepaskan hijab syar’i mu dimanapun dan kapanpun. Taat, tanpa tapi. Semoga olahraga kita Allah ridhoi ๐Ÿ˜Š
.
#SyariEverywhere

Pacaran Bikin Gak Hafal-Hafal Qur’an

Kalo ngelupain dia aja berat, wajar kalo hafalan Qur’annya susah di ingat. Karena Qur’an tidak selaras dengan maksiat.
.
Ketika seseorang masih berkecimpung dengan kemaksiatan maka dalam waktu yang sama pasti dia sangat susah untuk melakukan ibadah kepada Allah Ta’ala. Kerana memang jalan menuju Allah tak selaras dengan jalan kemaksiatan.
.
Maka ini sangat mudah sekali untuk menjafi indikasi dan pengingat pada diri sendiri. Jika memang kita sangat susah untuk beribadah. Maka segeralah beristighfar dan mengingat, dosa apa yang telah kita perbuat, sehingga Allah tak mudahkan kita untuk semakin mendekat padanya dengan beribadah.
.
Maka salah satu kemuliaan seseorang adalah ketika ia mampu menghafal Qur’an. Eiittss tapi hati-hati, bersihkan dulu pikiran kita dari memikirkan hal yang haram, jika hendak menaruh AlQur’an yang suci di kepala kita.
.

Sudah Pantas Menikah Belum

Serius kamu siap nikah?
Sudahkah kamu memenuhi Indikasi di bawah ini..
1. Sudah di nilai pantas oleh orang tua
Dear… Orangtua adalah orang yg paling mengerti kita. Coba sesekali tanya kepada orangtuamu, “ma, pa, kira2 aku sudah pantas belum untuk menikah?”
Kalo mereka memberi lampu hijau, maka berarti kamu sudah memenuhi 1 indikasi siap menikah. Tapi kalau belum, artinya kamu harus memperbaiki diri lagi ๐Ÿ˜Š
.
2. Sudah belajar menerapkan Syariat islam
biasanya seseorang yang terlihat sudah siap nikah dalam islam itu, ya seseorang tersebut tunduk dan patuh kepada aturan-Nya Allah, Waro terhadap apa yang di larang oleh Allah, dan pastinya iya akan semakin senang ketika apa yang iya kerjakan ya sesuai dengan yang Allah suka
.
3. Ada gambaran Visi Misi islam dalam rumah tangga.
Next, setelah itu seseorng yang sudah siap menikah dalam islam, biasanya ia mempunyain gambaran tentang visi misi Rumah tangganya nanti, contohnya Ingin membangun keluarga Da’wah agar rumah tangga tersebut, bisa mngantarkan kepada Surga-Nya Allah
.
4. Berniat Nikah semata-mata hanya untuk ibadah
.
Dear point ke4 ini adalah tanda yang paling utama saat seseorang siap menikah, karana sebagian orang menganggap bahwa menikah itu hanya mengubah hukum dari yang tdinya belum halal jadi halal saja, tapi jika kita pelajari lagi niat kita dan pahala-pahala yang ada pada pernikahan pasti kita akan menemukan kebahagiaan yaitu dan selalu berniat menikah itu ya semata-mata untuk ibadah, Alila pernah dengar ibadah paling terlama adalah menikah, jadi didalam islma tanda-tanda seseorang yang siap menikah ya semangat karna menikah adalah ibadah .
#PantaskanDirimu

Jodoh Terhalang Restu Orangtua

Assalamu’alaykum #lovalila
.
Bismillah Alila coba jawab pertanyaan diatas !
.
Tanda-tanda siap nikah menurut Alila yaitu? bagaimana Aqliyah dan Nafsiyah itu berperan didalamnya
.
contoh dari Aqliyah, cara kita berfikir tentang berumah tangga bukan cuman sehari atau dua hari, tapi ibadah terpanjang dan cara menerapkan syar’at Allah didalam keluaraga tersebut
.
contoh dari Nafsiyah, yaitu bagaimana kita sudah mempersiapkan mental untuk mengoptimalkan peran kita sebagai istri, misalnya mengurus suami,menidik anak,mengurus rumah tapi tidak melupakan dakwah, harus ada keseimbangan (menejemen tawazun)
.
Dan sebenarnya jika kita pahamkan kepada Orng tua tentang Rezeki bahwa ketika kita menikah kita di mampukan In Syaa Allah orang tua kita akan paham tentang teori rezeki
.
Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.โ€ (Qs. an-Nur [24]: 32)
.
.
dan Alila harapkan belajarlah memanage uang agar rezeki yang kita peroleh tidak keluar dengan sia-sia.
.
#PantaskanDirimu

Doa Saat Safar

Assalamu’alaykum #Dear Lovalila
.
Malam ini Alila mau ingetin doa safar bagi kalian yang akan pergi agar berpergian masih tetap meminta perlindungan kepada Allah
.
Dear artinya safar itu benar-benar akan mendapati kesulitan. Coba bayangkan jika Anda melakukan safar dari luar negeri kembali ke kampung halaman. Apalagi jika safar tersebut mesti transit di beberapa kota. Yang sebelumnya mungkin ditempuh dalam waktu 9 jam, karena mesti transit di kota lain, akhirnya perjalanan tersebut memakan waktu hampir 24 jam. Apalagi keadaan di kendaraan atau pesawat yang kurang menyenangkan karena kita tidak bisa tidur sebagaimana layaknya. Badan tidak bisa direbahkan ke kasur yang empuk. Sungguh amat menyulitkan.
Karena kondisi sulit dalam safar, hati pun akhirnya pasrah. Saat hati begitu pasrah, itulah saat mudah diijabahinya doโ€™a. Saat kepasrahan hati pada Rabb โ€˜azza wa jalla, itulah hakekat โ€˜ubudiyah (penghambaan), penghinaan, dan menundukkan diri pada-Nya. Akhirnya seorang hamba pun mengikhlaskan diri beribadah pada-Nya. Jika kondisi seseorang demikian, maka doa yang ia panjatkan akan makin mudah diijabahi. Semakin lama seseorang bersafar, semakin dekat pula doโ€™a itu dikabulkan.
Wahai saudaraku โ€ฆ Manfaatkanlah waktu ketika engkau bersafar untuk banyak memohon segala kemudahan dari Allah Taโ€™ala. Mintalah kemudahan dari-Nya atas urusan safarmu. Begitu pula mohonlah pada Allah agar dimudahkan dalam urusan dunia lainnya, begitu pula jangan lupakan yang utama doa agar diberi berbagai kemudahan dalam hisab di akhirat. Jangan lupa doakan atas kebaikan diri, dijauhkan dari kejelekan diri, begitu pula doakan kebaikan bagi istri, anak, orang tua, kerabat dan saudara muslim lainnya.
Dzikir saat safar yang bisa diamalkan agar safar jadi lebih berkah:
Jika sudah berada di atas kendaraan untuk melakukan perjalanan, hendaklah mengucapkan, โ€œAllahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.โ€ Setelah itu membaca,
ุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐูู‰ ุณูŽุฎู‘ูŽุฑูŽ ู„ูŽู†ูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ูƒูู†ู‘ูŽุง ู„ูŽู‡ู ู…ูู‚ู’ุฑูู†ููŠู†ูŽ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽุง ุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽุจู‘ูู†ูŽุง ู„ูŽู…ูู†ู’ู‚ูŽู„ูุจููˆู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽุง ู†ูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ููู‰ ุณูŽููŽุฑูู†ูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ุจูุฑู‘ูŽ ูˆูŽุงู„ุชู‘ูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ ูˆูŽู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุนูŽู…ูŽู„ู ู…ูŽุง ุชูŽุฑู’ุถูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ู‡ูŽูˆู‘ูู†ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุณูŽููŽุฑูŽู†ูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุง ูˆูŽุงุทู’ูˆู ุนูŽู†ู‘ูŽุง ุจูุนู’ุฏูŽู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุงุญูุจู ููู‰ ุงู„ุณู‘ูŽููŽุฑู ูˆูŽุงู„ู’ุฎูŽู„ููŠููŽุฉู ููู‰ ุงู„ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ูู‰ ุฃูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ู’ ูˆูŽุนู’ุซูŽุงุกู ุงู„ุณู‘ูŽููŽุฑู ูˆูŽูƒูŽุขุจูŽุฉู ุงู„ู’ู…ูŽู†ู’ุธูŽุฑู ูˆูŽุณููˆุกู ุงู„ู’ู…ูู†ู’ู‚ูŽู„ูŽุจู ููู‰ ุงู„ู’ู…ูŽุงู„ู ูˆูŽุงู„ุฃูŽู‡ู’ู„ู
โ€œSubhanalladzi sakh-khoro lanaa hadza wa maa kunna lahu muqrinin. Wa inna ila robbina lamun-qolibuun[1]. Allahumma innaa nasโ€™aluka fii safarinaa hadza al birro wat taqwa wa minal โ€˜amali ma tardho. Allahumma hawwin โ€˜alainaa safaronaa hadza, wathwi โ€˜anna buโ€™dahu. Allahumma antash shoohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli. Allahumma inni aโ€™udzubika min waโ€™tsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli.โ€
.
(Mahasuci Allah yang telah menundukkan untuk kami kendaraan ini, padahal kami sebelumnya tidak mempunyai kemampuan untuk melakukannya, dan sesungguhnya hanya kepada Rabb kami, kami akan kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan, taqwa dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami ini. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh. Ya Allah, Engkau adalah rekan dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta dan keluarga)[2]
.
Semoga Allah selalu memberi kemudahan dalam setiap safar kita. Semoga safar kita adalah safar yang penuh berkah
.

Jangan Sampai Jadi Guru Tapi Anak Sendiri Terbengkalai

Bagaimana pendapat Hijab Alila mengenai orang tua yang bekerja sebagai guru, mencerdaskan anak bangsa namun anaknya sendiri terbengkalai. Lebih memilih menyerahkan pada bimbel dan guru ngaji
bismillahirrohmaanirrohiim.. Alila coba jawab pertanyaan diatas ya dear..
.
Menjadi seorang Guru adalah pekerjaan yang mulia, mengajarkan Ilmu yang bermanfaat adalah salah satu kontribusi besar dalam upaya memajukan ummat. Dan pekerjaan ini pahalanya juga besar disisi Allah. Ingat kan dear, ย 4 perkara yang amalannya tidak akan terputus hingga kita wafat, salah satunya adalah ilmu yang bermanfaat. MaaSyaa Allaah..
.
Tapi perlu diingat, bagi yang sudah diamanahi suami dan anak, apapun profesi kita di luar rumah, jangan sampai hal itu melalaikan kewajiban dan tanggungjawab kita di dalam rumah.
.
Mendidik anak adalah mutlak tanggungjawab seorang Ibu. Meski dititipkan ke sekolah, atau guru ngaji, pendidikan dari ibu tidak gugur. Sederet aktivitas anak tidaklah menjamin kebaikan akhlak, kepribadian dan kecerdasan seorang anak tanpa didikan langsung dari orangtuanya, terutama Ibunya.
.
Ketahuilah dear, selain kita mempersiapkan anak-anak kita menjadi generasi yang terbaik, bahwa merekalah tabungan yang dapat kita persiapkan di dunia untuk bekal akhirat, yaitu anak2 yg taat pd Allah. Anak yang shalih-shalihah.
.
Yuk kita doakan semoga guru-guru kita pun memiliki anak-anak yang shalih/ah, baik akhlak dan perilakunya, serta cerdas pemikirannya.
Mudah2an doa kembali kepada yang mendoakan, semoga #Lovalila menjadi pencetak generasi terbaik dan dapat mendidiknya dengan baik. aamiin ๐Ÿ˜‡
#TiadaUmmatTanpaUmm

Ketika Orangtua Memaksa Kita Menjadi Wanita Karir

Bismillahirrahmanirrahiim…
Alila coba jawab pertanyaan ini ya dear…
.
Bagaimana meyikapinya jika orang tua menginginkan kita berpenghasilan besar untuk membalas, sedangkan kita punya niat untuk jadi ibu rumah tangga.
.
Nah yang perlu di pahami disini adalah, wanita bekerja itu hukumnya MUBAH. Yang HARAM adalah ketika dia bekerja dia harus meninggalkan kewajibannya. Karena yang kita tahu, untuk bekerja di negara yang tidak bersistem Islam sangat sulit mencari pekerjaan yang Pro dan sesuai Islam. Tapi jika kita bisa mengatasi hal tersebut dan bisa memastikan tak ada kewajiban yang terhalang (termasuk kewajiban sebagai ibu), maka bekerja bagi wanita itu mubah.
.
Namun jika kita memiliki niat untuk menjadi ibu rumah tangga yang maksudnya agar tak memiliki ikatan dengan perusahan maka itu pun baik. Dan niatan ini bisa untuj dikomu ikasikan dengan orang tua secara berkala. Tidak bisa orang tua paham dalam waktu yang singkat, apalagi itu berkaitan dengan prinsip mereka.
.
Untuk masalah pendapatan, Alila pikir dengan menjadi ibu rumah tangga pun bisa kok mendapat penghasilan. Kita bisa berjualan atau menyalurkan kemampuan kita tanpa harus punya ikatan dengan perusahaan.
.
#TiadaUmmatTanpaUmm

Beriman Kepada Allah Dan Hari Akhir

โ€œBarangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tamunya. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka sambunglah tali silaturahim. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka katakanlah yang baik atau diamโ€ (HR. Bukhari).
.
Dear #Lovalila … Jika kita termasuk orang yang beriman kepada hari akhir, maka lakukan 3 hal seperti hadits diatas ya dear
1. Muliakanlah tamu
2. Sambung silaturrahim
3. Berkata baik atau diam
Point 1 โœ”
Point 2 โœ”
Point 3 ??
Banyak-banyak latihan ya dear..
Terkadang lisan ini suka menyakiti hati oranglain tanpa kita sadari. Namun tidak demikian jika setiap yang hendak kita lakukan itu difikirkan terlebih dahulu. Melukai orang lain kah? Atau hanya sia-sia belaka?
Kalau yang keluar dari lisan kita hanya demikian, maka lebih baik diam.
.
Semoga kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi ya dear.. Agar dihari akhir nanti, hisab ini ringan dan syafaat kita dapatkan.
.

Niat Karena Allah

“Biar Lelah asal LilLaah”
Ciyehh.. Nyess banget dengernya ๐Ÿ˜
.
Btw, kalian udah paham belum tentang niat? Kalo belum tau arti dari niat, gimana dengan kata “LilLaah” yg sering diucapkan, apa bener kau melakukan sesuatu karena Allah?
.
Dear #Lovalila , Keinginan hati untuk melakukan suatu amalan, itulah makna daripada niat. Niat merupakan perkara yang amat penting dalam Islam
.
Nabi shallallahuaโ€™laihi wasallambersabda :
โ€œSesungguhnya amalan itu tergantung niatnya dan seseorang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkanโ€ (HR Bukhari & Muslim)
.
Salah satu fungsi niat adalah Membedakan tujuan seseorang dalam beribadah. Pembahasan inilah yang sering kita kenal dengan istilah ikhlas. Jadi apakah seorang tatkala ia beribadah ikhlas lillahi taโ€™ala, atau hanya mengharap perhatian manusia?
.
Dan kita tahu bahwasannya Allah taโ€™ala tidak akan merima amalan seorang hamba melainkan yang dilakukan karena ikhlas mengharap keridhaan-Nya semata. Karena Allah taโ€™ala Maha Kaya, Dia tidak butuh persekutuan dalam peribadatan kepadaNya. Dalam sebuah hadits qudsi Allah taโ€™ala berfirman :
โ€œAku sangat tidak butuh sekutu, siapa saja yang beramal menyekutukan sesuatu dengan-Ku, maka Aku akan meninggalkan dia dan syirknya.โ€ (HR. Muslim)
.
Fungsi niat ini pula yang seringkali dimaksudkan dalam perkataan-perkataan ulama salaf. Seperti perkataan seorang alim; Abdullah bin Mubarak rahimahullah :
โ€œBoleh jadi amalan yang sepele, menjadi besar pahalanya disebabkan karena niat. Dan boleh jadi amalan yang besar, menjadi kecil pahalanya karena niat. โ€
.
Jadi kita dapat menyimpulkan bahwa niat akan mempengaruhi kadar pahala yang diperoleh seorang hamba. Semakin murni keikhlasannya, semakin besar pahala yang akan ia dapat. Walau amalan yang ia lakukan ringan. Dan Semakin kecil kadar keikhlasan seorang hamba; walau amalan yang ia lakukan adalah amalan yang berpahala besar, namun bila keikhlasan dalam hatinya kecil, maka semakin kecil pula pahala yang ia peroleh.
.
Wallahu’alam
.
#SemangatFiiSabiilillah