Dunia Fana Itu Singkat • Aulia Izzatunisa

#Renungan pagi

DUNIA ITU FANA DAN SINGKAT

“Seandainya cahaya keyakinan (nur al-yaqiin) menyinarimu, niscaya engkau dapat melihat akhirat itu lebih dekat daripada engkau berjalan menujunya, dan engkau pun dapat melihat “gerhana” kefanaan benar-benar melanda keindahan dunia.”

–Syekh Ibnu Atha’illah dalam kitab Al-Hikam

Sahabatku, dunia ini memang fana. Jika kita mampu melihat dengan cahaya kalbu, sungguh kita akan menyadari betapa dunia ini sangat singkat dan pendek. Akhirat begitu cepat tiba. Karena itu ingatlah bahwa pesona dunia hanyalah kilauan dan cerminan keindahan surga yang sempurna. Kalbu yang suci dan bersih tak akan ternoda oleh kilauan dan kekacauan dunia ini, sebab ia akan senantiasa untuk siap menyongsong kematian.

Cinta Dunia Takut Mati • Aulia Izzatunisa

😣😣😣
Sadarkah kita sering melakukannya ?
#
Saat batre Hp mulai low, kita sibuk mencari colokan untuk bisa ngecas.
#
Saat Hp ketinggalan dirumah, padahal perjalanan sudah setengah ke tempat tujuan. Kita bela2in pulang untuk ambil Hp.
#
Saat kuota internet mulai menipis, bergegas kita isi ulang biar tetap bisa eksis bin narsis di sosmed.
#
Saat Hp kita jatuh, kita udah panik takut kalo Hp lecet bahkan rusak.
#
Saat Hp kita hilang, kita sibuk ngedumel, marah2, emosi, kesel, dongkol, nangis, uring2an.
#
Ya Allah…
Itu hanya sebuah benda kecil…
#
Tapi bisa membuat kita melalaikan dari memenuhi panggilan-Nya.
#
Bisa membuat kita mengabaikan perintah-Nya.
#
Bahkan sewaktu-waktu bisa membinasakan iman kita kepada-Nya.
#
Ya Allah…
Apa kabar dengan Al Qur’an yang selalu menanti dibaca, tapi hati berat untuk bergerak meski hanya sekedar menyentuhnya.
#
Ya Allah…
Apa kabar dengan panggilan-Mu yang sering didengar, tapi sengaja dibiarkan dianggap bagai angin berlalu yang menyapu dedauan kering.
#
Ya Allah… Apa kabar nasib diri ini di hari pertanggungjawaban kelak ? KAU beri waktu didunia berpuluh puluh tahun. Tapi sudah cukupkah bekal untuk menghadap-Mu ?
#
Semoga Allah beri kesadaran bagi hati yang sedang membeku, karna terlena dengan keindahan dunia.
#
Harta benda, jabatan, pasangan hidup, anak, kecintaan semua yang didunia ini hanyalah fana semata. Semua itu hanyalah titipan Allah. Yang nantinya akan dipulangkan kepada-Nya.
#
Khawatirlah pada amalan yang belum sempat kita kerjakan. Tapi waktu sudah tak berpihak pada kita :’) #likeislam#islam#ntms#selfreminder#muhasabah

Silahkan LIKE&SHARE jika dirasa bermanfaat…..

Panas Yang Berlipat Api Neraka

Telah menceritakan kepada kami Suwaid telah mengabarkan kepada kami Abdullah telah mengabarkan kepada kami Ma’mar dari Hammam bin Munabbih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Api kalian ini yang kalian gunakan untuk membakar adalah salah satu bagian dari tujuh puluh bagian panasnya api neraka.” Mereka bertanya; “Demi Allah, apabila api ini sungguh sudah cukup (panas untuk mengadzab orang yang bermaksiat, lalu mengapa harus ditambah panasnya) wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Panasnya api neraka melebihi (panasnya api dunia) sembilan puluh sembilan bagian. Semua bagian api (yang berjumlah sembilan puluh sembilan) panasnya adalah seperti panas api neraka.” (maksud jawaban Rasulullah adalah adzab Allah harus lebih besar daripada adzab manusia). Abu Isa berkata; ‘Hadits ini hadits hasan shahih. Dan Hammam bin Munabbih adalah saudara Wahb bin Munabbih. Dan Wahb telah meriwayatkan hadits darinya.”

HR. Muslim

Doa Rasulullah Tentang Dunia Akhirat

Telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidullah bin Mu’adz, bapakku telah menceritakan kepada kami; telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Tsabit dari Anas dia berkata; Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam banyak berdo’a dengan, “Ya Allah, Rabb kami, berikanlah kebaikan di dunia dan di akhirat, dan jagalah kami dari siksa neraka”.

– HR. Muslim

– @islam_nasehat

Hati Hati Dengan Istidraj !!!

HATI-HATI DENGAN ISTIDRAJ !!!

Istidraj itu adalah ketika ALLAH tetap memberikan kita :

1. Harta yang berlimpah padahal tidak pernah bersedekah.

2. Rizki berlipat-lipat, padahal jarang shalat dan terus berbuat maksiat.

3. Dikagumi, dan dihormat, padahal akhlak bejat.

4. Diikuti, diteladani dan diidolakan padahal mengumbar aurat dalam berpakaian.

5. Sangat jarang diuji sakit padahal dosa-dosa menggunung dan membukit.

6. Tidak pernah diberikan musibah padahal hidup sombong angkuh dan bedebah.

7. Anak-anak sehat-sehat, cerdas-cerdas padahal diberikan makan dari harta hasil culas.

8. Hidup bahagia penuh canda tawa padahal banyak orang karenanya ternoda dan terluka.

9. Karirnya terus menanjak padahal banyak orang yang diinjak-injak.

10. Semakin tua semakin makmur padahal berkubang dosa sepanjang umur.

Hati-hati sahabatku karena itulah yang dinamakan ISTIDRAJ !

Renungkanlah ayat dibawah ini:

فَلَمَّا نَسُوْا مَا ذُكِّرُوْا بِهٖ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ اَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ  ۗ  حَتّٰٓى اِذَا فَرِحُوْا بِمَاۤ اُوْتُوْۤا اَخَذْنٰهُمْ بَغْتَةً فَاِذَا هُمْ  مُّبْلِسُوْنَ

Maka ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu (kesenangan) untuk mereka. Sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka secara tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam putus asa.

[QS. Al-An’am: Ayat 44]

IG : @islam_nasehat
Blog : http://www.islam-nasehat.tk

Cinta Dunia, Takut Mati

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Hampir-hampir bangsa-bangsa memperebutkan kalian (umat Islam), layaknya memperebutkan makanan yang berada di mangkuk.” Seorang laki-laki berkata, “Apakah kami waktu itu berjumlah sedikit?”

beliau menjawab: “Bahkan jumlah kalian pada waktu itu sangat banyak, namun kalian seperti buih di genangan air. Sungguh Allah akan mencabut rasa takut kepada kalian, dan akan menanamkan ke dalam hati kalian Al wahn.”

Seseorang lalu berkata, “Wahai Rasulullah, apa itu Al wahn?” beliau menjawab: “Cinta dunia dan takut mati.”

(HR. Abu Daud)

Kesesatan Akibat Cinta Dunia

لَّذِيْنَ يَسْتَحِبُّوْنَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا عَلَى الْاٰخِرَةِ وَيَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَيَبْغُوْنَهَا عِوَجًا  ۗ  اُولٰۤئِكَ فِيْ ضَلٰلٍۢ بَعِيْدٍ

yaitu orang yang lebih menyukai kehidupan dunia daripada kehidupan akhirat, dan menghalang-halangi manusia dari jalan Allah dan menginginkan jalan yang bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh.

(QS. Ibrahim: Ayat 3)